Perisai Prabowo: Ajakan Lepas Dolar Harus Jadi Gerakan Nasional Selamatkan Rupiah

Jakarta — Dukungan terhadap ajakan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, agar masyarakat melepaskan simpanan dolar AS terus menguat. Kali ini datang dari relawan Perisai Prabowo yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan terhadap kedaulatan ekonomi nasional.

Ketua Harian Perisai Prabowo, Kamir Abdullah, menegaskan bahwa ajakan tersebut bukan sekadar imbauan biasa, melainkan sinyal penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap rupiah.

“Ini bukan hanya soal menukar dolar ke rupiah, tetapi soal keberanian kolektif untuk memperkuat ekonomi bangsa. Kami mendukung penuh ajakan Pak Dasco,” kata Kamir dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, ketergantungan terhadap mata uang asing, khususnya dolar AS, dalam jangka panjang dapat melemahkan fondasi ekonomi nasional jika tidak diimbangi dengan penguatan mata uang domestik.

Kamir juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menjadikan rupiah sebagai pilihan utama dalam menyimpan nilai maupun bertransaksi.

“Kalau kita ingin ekonomi kuat, maka dimulai dari kepercayaan kita sendiri terhadap rupiah. Jangan sampai kita justru memperlemah mata uang kita dengan sikap yang tidak percaya diri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Perisai Prabowo mendorong agar ajakan tersebut direspons secara luas oleh berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha, komunitas keuangan, hingga generasi muda.

Ia menilai, momentum ini dapat menjadi titik awal terbentuknya gerakan nasional dalam memperkuat rupiah di tengah tekanan ekonomi global yang masih fluktuatif.

Meski demikian, Kamir mengingatkan bahwa upaya tersebut perlu diiringi langkah konkret dari pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, inflasi, serta kepastian kebijakan agar kepercayaan publik terhadap rupiah semakin meningkat.

“Kalau masyarakat bergerak dan pemerintah konsisten, maka rupiah akan berdiri kuat sebagai simbol kedaulatan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

 

Liputan : Naya